DATA FAKTA: Insfatruktur
Tampilkan postingan dengan label Insfatruktur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Insfatruktur. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Februari 2026

KDM Telah Sampaikan Keadaan Jalan Pantura Ke Kementrian PU,Menteri PU Untuk Lakukan Perbaikan

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, buka suara ihwal ramainya tuntutan warga Karawang terkait kerusakan parah di sepanjang Jalan Pantura yang telah menyebabkan banyak korban kecelakaan. 

KDM—sapaan akrab Dedi Mulyadi—menegaskan bahwa persoalan tersebut berkaitan langsung dengan kewenangan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

Menurutnya, ruas jalan Pantura merupakan jalan nasional sehingga kewenangan perbaikan sepenuhnya berada di tangan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

"Kewenangannya merupakan kewenangan Menteri PU. Karena ini kewenangan Menteri PU, maka yang berkewajiban membangun adalah Menteri Pekerjaan Umum," katanya, Selasa (3/2).

Dia mengaku telah menyampaikan kondisi kerusakan jalan tersebut dalam pertemuan di Bandung, dan Menteri PU telah menyanggupi untuk melakukan perbaikan.

KDM pun menepis anggapan jika dirinya melempar tanggung jawab. Dia menegaskan, jika pemerintah provinsi atau kabupaten tetap melakukan perbaikan jalan nasional tanpa pelimpahan kewenangan, hal itu justru berpotensi melanggar aturan administrasi dan keuangan negara karena mengerjakan pekerjaan di luar kewenangannya.

Pemerintah Kabupaten Karawang Memastikan Penanganan Jalan Interchange Karawang Barat dan Karawang Timur Segera Masuk Tahap Realisasi

KARAWANG – Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan, Pemkab sudah mengajukan izin resmi kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar perbaikan dapat dilakukan sesuai ketentuan kewenangan jalan.

Aep menegaskan, kerusakan jalan di dua titik tersebut sudah lama menjadi keluhan masyarakat karena dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pada jam-jam padat aktivitas.

“Wargi Karawang, mohon doanya. Kami sudah meminta izin kepada Kementerian PU untuk memperbaiki jalan interchange Karawang Barat dan Karawang Timur,” ujar Aep dalam keterangannya, Rabu (5/2).

Menurutnya, rencana pembangunan fisik ditargetkan mulai berjalan pada bulan Mei. Perbaikan akan dilakukan secara bertahap dan terukur agar kualitas jalan lebih kuat dan tidak cepat rusak kembali.

Khusus untuk interchange Karawang Timur, Pemkab Karawang berencana melakukan pelebaran jalan yang disertai betonisasi sebagai struktur utama. Setelah betonisasi selesai, barulah permukaan jalan akan dilapisi aspal.

Aep juga menegaskan, meskipun perbaikan permanen masih menunggu tahapan administrasi dan teknis, Pemkab tidak tinggal diam. Ia bahkan turun langsung ke lapangan bersama jajaran terkait untuk melakukan penanganan darurat pada malam hari.

Sekitar pukul 00.15 WIB, Aep bersama Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra, Dinas PUPR, Dishub, serta para kepala bidang melakukan penambalan sementara pada ruas jalan Karawang Timur yang banyak berlubang. Material yang digunakan berupa scrap yang diperoleh secara gratis.

Ia menyebut langkah cepat ini dilakukan demi meminimalisir risiko kecelakaan dan menjaga kelancaran arus kendaraan di titik interchange yang menjadi jalur vital warga.

Selain fokus pada interchange, Aep juga memastikan Pemkab terus mengawal penanganan kerusakan jalan di jalur Pantura. Koordinasi intensif dilakukan dengan pihak PPK 1.1 Jawa Barat agar perbaikan jalan nasional tersebut bisa segera dilakukan.

Di akhir keterangannya, Aep menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat di lapangan, mulai dari kepolisian, Satpol PP, Dishub, hingga satgas jalan Dinas PUPR Karawang yang disebutnya bekerja tanpa mengenal waktu demi kepentingan masyarakat.

Penulis : Yayat

Bupati Karawang Respon Kondisi Paving Blok Yang Tidak Rata Pada Musim Penghujan Segera Perbaikan

KARAWANG - Bupati Karawang, Aep Syaepuloh memastikan paving block di Jalan Tuparev, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, yang bergeser akibat tingginya intensitas hujan dalam dua pekan terakhir akan segera dirapikan.

Bupati Aep menjelaskan bahwa kondisi paving block yang bergeser bukan karena kerusakan material, melainkan terdorong derasnya debit air saat curah hujan tinggi.

“Sebetulnya paving block itu tidak rusak. Kalau rusak itu patah. Kemarin karena debit hujan sangat tinggi, jadi banyak yang keluar dari posisinya. Tapi ini akan kita rapikan kembali,”ujar Aep, Rabu, (4/2/2026).

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang akan bergerak cepat merespons kondisi tersebut. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang telah ditugaskan untuk melakukan penataan ulang agar fungsi jalan dan kenyamanan pejalan kaki kembali normal.

“Tidak akan lama, insya Allah segera diperbaiki oleh UPTD Dinas PUPR. Kita tata semuanya,” katanya.

Aep menambahkan, hujan dengan intensitas tinggi belakangan ini tidak hanya berdampak pada satu titik, namun juga memengaruhi sejumlah infrastruktur di berbagai wilayah. Karena itu, penanganan dilakukan bertahap sesuai skala prioritas.

Selain perbaikan teknis, Bupati juga menyoroti pentingnya penataan kawasan perkotaan, khususnya di area Tuparev yang kini menjadi pusat aktivitas masyarakat dan pelaku UMKM. Jalan Tuparev, menurutnya, merupakan salah satu titik strategis dengan mobilitas dan aktivitas ekonomi yang tinggi.

“Kita juga perhatikan estetika kota. UMKM kita ramai, jadi kebersihan dan penataan juga harus dijaga,” tuturnya.

Selain Jalan Tuparev, Pemkab Karawang juga menargetkan penataan infrastruktur jalan lain yang menjadi kewenangan kabupaten, mulai dari jalan penghubung desa, kecamatan hingga antarwilayah.

“Semua akan dirapikan. Sudah mulai dihitung kebutuhannya. Insya Allah sebelum Lebaran, pekerjaan-pekerjaan ini kita selesaikan,” pungkas Bupati Aep.

 
Penulis : Jr

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done