KARAWANG – Di tengah dinamika demokrasi dan penegakan hukum yang terus berkembang, pers tidak lagi dipandang sekadar sebagai penyampai informasi.
Pers telah menjelma menjadi kekuatan moral yang menjaga nurani publik, memastikan kebenaran tetap bersuara, keadilan tetap terjaga, serta hak-hak masyarakat terlindungi melalui prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Pemahaman tersebut tertanam kuat dalam diri Naufal Rodiyatul Maula, S.H, lulusan Universitas Buana Perjuangan Karawang.
Dalam perjalanan kemahasiswaannya di bidang Tata Hukum, ia juga pernah berkiprah sebagai insan pers di Kabupaten Karawang.
Dari Pengalaman itu kini membentuk pandangan intelektualnya bahwa kebebasan pers yang bertanggung jawab merupakan mitra strategis dalam penegakan hukum dan pengawalan kebenaran bagi seluruh rakyat Indonesia terutama di wilayah daerah-daerah Kabupaten.
Menurut Naufal, pers adalah pilar keempat demokrasi yang memiliki peran strategis dan dinamis dalam mengawal hak-hak masyarakat serta menjaga tegaknya keadilan.
Pers yang independen dan profesional menjadi bagian penting dalam menciptakan akuntabilitas publik serta kepastian hukum yang seadil-adil nya bagi umat manusia.
Dalam momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, Naufal menyampaikan ucapan Hari Pers Nasional dan apresiasi kepada seluruh insan pers di Indonesia.
Ia menilai tema tersebut mencerminkan tekad bersama bahwa pers yang sehat adalah fondasi negara yang beradab, yang tertuang dalam Pedoman Pancasila yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Pers yang kuat adalah fondasi negara yang beradab. Semoga insan pers terus menjadi suara kebenaran dan keadilan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia meyakini bahwa pers yang sehat bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra keadilan dalam penegakan hukum.
Tanpa pers yang independen, kebenaran dapat terbungkam. Oleh karena itu, sinergi antara hukum dan pers menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan ekonomi yang berdaulat dan bangsa yang kuat berdasarkan supremasi hukum.
“Bersama hukum dan pers, kita kuatkan bangsa,” tegasnya Naufal Rodiyatul Maula, saat menyampaikan ucapan Hari Pers Nasional, Rabu" 11/2/2026). Ahad.
Melalui momentum Hari Pers Nasional ini, Naufal mengajak seluruh elemen bangsa dan generasi muda, dan juga masyarakat publik untuk terus mendukung kebebasan pers yang sehat, profesional, dan berintegritas sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari sistem keadilan dan demokrasi di Republik Indonesia Raya.