Polres Karawang Jalin Sinergi Bersama Ojol Dikarawang - DATA FAKTA

Senin, 16 Februari 2026

Polres Karawang Jalin Sinergi Bersama Ojol Dikarawang

KARAWANG | Kapolres Karawang Fiki Novian Ardiansyah melatih ratusan pengemudi ojek online (ojol) terkait penanganan awal korban kecelakaan lalu lintas di Bundaran Mega Mall Karawang, Jalan Ahmad Yani, Jumat (13/2/2026).

Pelatihan tersebut diberikan sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan komunitas ojol yang dinilai kerap menjadi pihak pertama di lokasi kejadian kecelakaan maupun peristiwa pidana di jalan raya.

Menurut Fiki, keberadaan pengemudi ojol di lapangan sangat membantu tugas kepolisian karena mereka lebih dulu mengetahui kejadian dibandingkan petugas yang jumlahnya terbatas.

“Kita menjalin sinergi karena rekan-rekan ojek online ini setiap hari ada di jalan. Ketika ada kejadian, baik kecelakaan lalu lintas maupun tindak pidana, mereka yang lebih dulu mengetahui dibandingkan kami di kepolisian yang jumlah personelnya terbatas,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, para pengemudi ojol diberikan edukasi mengenai tahapan penting pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan lalu lintas. Mulai dari mengamankan lokasi kejadian dari arus lalu lintas, memastikan kondisi korban sadar atau tidak, hingga segera menghubungi petugas kepolisian melalui nomor 110 dan tenaga medis.

“Sebelum acara dimulai, kami memberikan edukasi singkat terkait penanganan pertama terhadap korban kecelakaan. Bagaimana jika korban masih hidup, masih sadar, hingga cara membawa korban yang benar. Intinya hanya penanganan awal, bukan tindakan medis yang membutuhkan keahlian khusus,” jelasnya.

Selain meningkatkan keselamatan di jalan, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara kepolisian dan komunitas ojol di Karawang. Fiki menambahkan, pelatihan serupa dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten dan kota di wilayah Polda Jawa Barat.

Berdasarkan data, jumlah pengemudi ojol di Karawang mencapai sekitar 1.250 orang. Namun, karena keterbatasan tempat, Polres Karawang mengundang sekitar 100 orang sebagai perwakilan dari masing-masing aplikasi atau platform.

Ia menilai, komunitas ojol selama ini cukup membantu kinerja kepolisian, khususnya dalam memberikan informasi awal terkait berbagai kejadian di lapangan.

“Sejauh ini kami sangat terbantu karena dalam beberapa peristiwa, informasi awal justru kami terima dari rekan-rekan komunitas ojek online,” pungkasnya.(Naufal) 
Comments
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done